jurnalbogor.com – Laga lanjutan Piala Davis World Grup II mempertemukan Timnas Tenis Indonesia versus Rumania yang akan berlangsung pada 18 – 20 September 2026 mendatang.
Rencananya, laga antara Timnas Tenis Indonesia kontra Rumania itu akan dilangsungkan di Lapangan Tenis Kapten Muslihat, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Jika hal itu terwujud maka Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari bakal mendunia. Karena ajang Davis Cup adalah event tenis beregu putra antar negara di dunia.
“Lapangan Tenis Outdoor Kapten Muslihat Pakansari sangat bagus dan layak menggelar event internasonal seperti Davis Cup,” ujar Sekjen PP Pelti, Andi Fajar Asti yang didampingi Ketua Bidang Binpres PP Pelti, Ardi Rivali disela sela Seleknas Timnas Tenis U12 yang dilangsungkan di Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (6/4/2026).
Pada laga Piala Davis sebelumnya yang digelar di Lapangan Tenis GBK Senayan Jakarta, Tim Tenis Indonesia mampu menumbangkan Tim Davis Togo dengan skor. 4-0
Andi mengatakan,, lapangan tenis.Kapten Muslihat sangat bagus dan cocok menggelar ajang ajang tenis Internasional seperti Davis Cup.
Menurutnya, PP Pelti akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk kerjasama terkait menjadikan Venue Tenis milik.Pemkab Bogor sebagai Venue Piala Davis World Grup II tahun 2026.
Tak hanya itu, kata Andi, akses Pakansari dengan Jakarta yang tidak terlalu jauh menjadi poin plus bagi Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari sebagai venue latihan atau TC Timnas Tenis Indonesia yang akan diberangkatkan ke Asian Games 2026 dan Sea Games 2027.
Disamping itu, sambung Andi, sarana dan fasilitas pendukung seperti Hotel juga sangat banyak di sekitar kawasan Cibinong yang bisa jadi sarana pendukung event event tenis internasional di Pakansari.
“PP Pelti juga akan audiensi dan bersurat untuk mengajukan pengelolaan Lapangan Tenis Kapten Muslihat kepada Pemkab Bogor” pungkas Andi Fajar Asti
Sementara itu, Kadispora Kabupaten Bogor, Asnan AP mengatakan sangat mendukung rencana PP Pelti yang akan menggelar berbagai ajang tenis berskala internasional dan nasional di Lapangan Tenis Kapten Muslihat, Cibinong.
“Saya akan melaporkan hal ini ke Pak Bupati Bogor Rudy Susmanto secepatnya. Saya optimis beliau juga akan mendukung jika Lapangan Tenis Kapten Muslihat bisa digunakan untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Asnan AP.
Ia menjelaskan, jika Lapangan Tenis Kapten Muslihat jadi pusat pembinaan dan kegiatan tenis nasional tentunya akan berdampak positif bagi dunia olahraga Kabupaten Bogor dan juga akan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.
Setidaknya, sambung Asnan, hotel hotel akan ramai terus dan kuliner kuliner di Pakansari juga akan disambangi oleh orang orang dari luar Kabupaten Bogor.
“Saya berharap dengan kehadiran Lapangan Tenis Kapten Muslihat ini akan membangkitkan atmosfir dan prestasi tenis Indonesia secara umum dan secara khususnya bisa lahir atlet atlet tenis masa depan dari Kabupaten Bogor,” ujar Asnan.
Asnan membenarkan adanya ketertarikan PP Pelti yang akan mengelola dan menjadikan Lapangan Tenis Kapten Muslihat sebagai venue utama dari kegiatan dan pembinaan yang akan dilakukan PP Pelti.
“Intinya kami dari Dispora sangat berterimakasih dengan PP Pelti yang sudah tertarik mengelola Lapangan Tenis Kapten Muslihat Pakansari dan kami akan sampaikan hal ini ke Pak Bupati Bogor sesegera mungkin,” pungkas Asnan AP. (Aga)






