Dukung Program Bupati Bogor, Warga Sentul City Kolaborasi dengan Karang Taruna Tanam 1.000 Pohon

  • Whatsapp
Warga Sentul City berkolaborasi dengan Karang Taruna Babakan Madang menggelar tanam pohon di area RTH Perumahan Venesia, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (5/4/2026). foto. Aga.

jurnalbogor.com – Dalam rangka mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor “1 Hektar Satu Kecamatan” untuk menciptakan hutan kota di Ruang Terbuka Hijau (RTH), warga Perumahan Venesia bersama PT Sentul City dan Karang Taruna Kecamatan Babakan Madang menggelar kegiatan penanaman pohon.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di area RTH Perumahan Venesia Sentul City pada Minggu (5/4/2026), dengan melibatkan masyarakat setempat yang tergabung dalam Komunitas Harmoni.

Read More

Warga Perumahan Venesia menyambut baik terpilihnya kawasan mereka sebagai lokasi pengembangan hutan mini. Mereka menilai program ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana kebersamaan antarwarga.

Ketua Komunitas Harmoni, Tata Djuarsa, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menilai penanaman pohon memiliki dampak positif dalam menjaga keseimbangan lingkungan, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi.

“Program penanaman pohon ini sangat bagus untuk menjaga lingkungan kita, apalagi dengan kondisi hujan besar. Dengan adanya pohon-pohon ini, lingkungan akan lebih terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Tata juga mengungkapkan bahwa kawasan RTH tersebut ke depan akan dikembangkan menjadi fasilitas publik bagi warga, seperti jogging track dan ruang interaksi sosial.

“Ini akan menjadi fasilitas yang bisa dinikmati warga. Kedepan, kami berharap bisa dibangun jogging track sebagai tempat berkumpul, berinteraksi, dan mempererat hubungan antarwarga sehingga tercipta suasana yang harmonis,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak PT. Sentul City yang telah memfasilitasi penyediaan ruang terbuka hijau di kawasan tersebut.

Penanaman pohon difokuskan di area tebing guna mencegah potensi longsor. Dengan adanya vegetasi, struktur tanah diharapkan menjadi lebih kuat dan mampu mengurangi risiko bencana longsor.

“Melalui kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program penghijauan di Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (Aga)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *