jurnalbogor.com – Dua atlet bocce Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor, Syafiq Khairullah dan Sintia Dewi, berhasil mempersembahkan medali perunggu bagi Kontingen Jawa Barat pada ajang Pekan Special Olympics Nasional (PeSONas) II 2026 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi SOIna Kabupaten Bogor sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Keberhasilan Syafiq dan Sintia merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan dalam berlatih, serta semangat pantang menyerah selama mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor, Riza Juangsah Rahmat, mengapresiasi pencapaian kedua atlet tersebut. Menurutnya, medali perunggu yang diraih Syafiq dan Sintia bukan sekadar prestasi di arena pertandingan, tetapi juga mencerminkan keberanian, dedikasi, dan kerja keras dalam mengharumkan nama daerah.
“Prestasi ini patut kita apresiasi bersama. Syafiq dan Sintia telah menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa setiap atlet memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan membawa kebanggaan bagi Kabupaten Bogor,” ujar Riza Juangsah Rahmat, didampingi Ketua Tim Kerja (Katim) PPO Dispora Kabupaten Bogor, Asep Komarudin, Kamis (15/10/2026).
Riza berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet SOIna lainnya untuk terus berlatih, mengembangkan kemampuan, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Ia juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak agar atlet berkebutuhan khusus mendapatkan kesempatan dan ruang yang lebih luas untuk berkembang serta meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua SOIna Kabupaten Bogor, Ahmad Azwary, turut mengapresiasi perjuangan Syafiq Khairullah dan Sintia Dewi. Ia menilai keberhasilan meraih medali perunggu di PeSONas II 2026 merupakan hasil dari proses latihan, kerja keras, dan tekad kuat yang ditunjukkan kedua atlet.
“Ini merupakan pencapaian yang membanggakan. Kami sangat mengapresiasi perjuangan Syafiq dan Sintia yang telah berusaha maksimal membawa nama Kabupaten Bogor di tingkat nasional. Medali ini menjadi bukti bahwa dengan kesempatan, dukungan, dan semangat yang kuat, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Ahmad Azwary yang akrab disapa Ary.
Ary berharap prestasi tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh atlet SOIna Kabupaten Bogor untuk terus berkembang dan berani menghadapi berbagai tantangan dalam kompetisi.
Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya diukur dari medali yang diraih, tetapi juga dari proses, keberanian, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah yang ditunjukkan selama berjuang.
Peluang SOIna Kabupaten Bogor untuk menambah perolehan medali di PeSONas II 2026 pun masih terbuka. Ary menyebutkan, sejumlah atlet SOIna Kabupaten Bogor akan tampil pada babak final cabang olahraga atletik, di antaranya nomor lari estafet, lempar bola, lari 80 meter, lari 25 meter, dan lompat jauh.
“Kami mohon doa dan dukungan agar para atlet SOIna Kabupaten Bogor yang akan tampil di babak final dapat mempersembahkan medali serta mengharumkan nama Kabupaten Bogor dan Jawa Barat di PeSONas II 2026,” pungkas Ary.
Raihan medali perunggu oleh Syafiq dan Sintia menjadi bukti bahwa setiap perjuangan layak mendapatkan apresiasi. Lebih dari sekadar medali, prestasi keduanya membawa pesan bahwa setiap atlet memiliki kesempatan untuk berkembang, berkarya, dan mengukir prestasi apabila didukung dengan pembinaan serta kesempatan yang setara. (Aga*)






