jurnalbogor.com – Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan terasa dalam kegiatan buka bersama yang diselenggarakan Kesetaraan Pendidikan Nasional (KEDIKNAS) pada Sabtu (22/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Imam Balqi, Jalan Lamtana No. 8, Tulungrejo, Pare, Kediri ini tak sekadar menjadi ajang berbagi hidangan berbuka, tetapi juga menghadirkan edukasi, kreativitas, serta penguatan nilai spiritual bagi para siswa dan wali murid.

Acara semakin semarak dengan kehadiran pendongeng dari Yatim Mandiri asal Malang. Dengan gaya penyampaian yang ekspresif dan penuh pesan moral, dongeng yang disampaikan berhasil menarik perhatian anak-anak. Tawa dan ekspresi kagum tampak menghiasi wajah para peserta selama sesi berlangsung.
“Alhamdulillah kegiatan hari ini seru banget. Anak-anak sangat bersemangat, bisa bertemu kakak-kakak yang baik dan teman-teman yang saling membantu. Dari siang anak saya sudah menanti jam 3 untuk berangkat ke sini, katanya pengen lihat dongeng dan buka bersama teman-temannya,” ujar salah satu wali murid.
Tak hanya mendengarkan dongeng, anak-anak juga mengikuti berbagai lomba sesuai jenjang masing-masing. Untuk tingkat pre-starter diadakan kegiatan menempel bersama, tingkat starter mengikuti lomba mewarnai, sementara tingkat movers melaksanakan kegiatan menulis bersama. Aktivitas tersebut dirancang untuk melatih kreativitas sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak-anak.
“Aku suka menempel dan mewarnai hewan. Aku tadi menempel hewan-hewan sama bunga,” ujar salah satu siswa pre-starter dengan polos dan penuh semangat.
Kegiatan berlangsung sekitar satu hingga dua jam sambil menunggu waktu berbuka puasa. Anak-anak didampingi kakak-kakak volunteer dalam setiap aktivitasnya, sementara para wali murid mengikuti kajian sore yang memberikan siraman rohani dan mempererat kebersamaan.

Setelah adzan Maghrib berkumandang, seluruh peserta melaksanakan sholat Maghrib berjamaah. Momen kebersamaan semakin terasa ketika seluruh peserta duduk bersama menikmati hidangan berbuka, termasuk menu rawon yang disajikan secara sederhana namun penuh kehangatan.
“Hari ini sangat amat menyenangkan. Pertama kita awali dengan sholat Ashar berjamaah, lalu mendengarkan cerita dari Yatim Mandiri. Setelah itu pembelajaran bersama anak-anak mulai dari pre-starter, starter, dan movers, diakhiri sholat Maghrib berjamaah dan makan rawon bersama-sama,” ujar salah satu volunteer.
Melalui kegiatan ini, KEDIKNAS menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter, nilai kebersamaan, serta penguatan spiritual bagi anak-anak sejak dini.
(Istikhoriyah Aulia Putri/cc)






